Pemerintahan
Sekretariat Kota
28 Agustus 2026 19

Hangat dan Penuh Makna, Maulid Nabi di Kelapa Gading Jadi Penguat Persatuan Warga Jakarta Utara

Kominfotik-Redin

Penulis

Kominfotik JU - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Al Musyawarah, Kelapa Gading, Jumat (28/8), saat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat bersama Wakil Wali Kota Fredy Setiawan, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko).

Selain menjadi momen keagamaan, acara ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi ini diawali dengan salat Jumat berjamaah, dilanjutkan dengan siraman rohani, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hendra Hidayat menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.“Maulid Nabi adalah pengingat bagi kita semua untuk meneladani sifat Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, keadilan, dan saling menghormati. Nilai-nilai ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat Jakarta Utara yang beragam,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Jakarta Utara.“Perbedaan bukanlah kelemahan, tetapi kekuatan yang harus kita rawat bersama. Mari kita jaga Jakarta Utara tetap aman, tertib, dan harmonis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hendra mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Ia mengapresiasi kegiatan santunan yang menjadi bagian dari rangkaian Maulid Nabi.“Kepedulian kepada sesama tidak boleh berhenti di sini saja. Harus menjadi gerakan bersama yang terus tumbuh di tengah masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga masa depan kota. Menurutnya, anak muda perlu diarahkan pada kegiatan positif agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.“Kita harus bersama-sama menjaga generasi muda dari hal-hal yang merusak, seperti tawuran, narkoba, dan judi online. Mari kita isi waktu mereka dengan kegiatan yang bermanfaat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jakarta Utara berharap nilai-nilai keagamaan dapat semakin memperkuat kehidupan sosial masyarakat, sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Musyawarah ini pun menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kepedulian, dan persatuan terus tumbuh di tengah masyarakat Jakarta Utara.Dengan semangat tersebut, Jakarta Utara diharapkan tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga kuat dalam nilai sosial, budaya, dan keagamaan.

Tags
#Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik
Bagikan Berita