Kominfotik JU - Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Jakarta Utara kini memasuki babak baru. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara resmi menggelar North Jakarta Innovation Days (NJID) 2026 di Ruang Bahari, Kamis (27/8), sebuah ajang inovasi yang bukan hanya kompetisi, tetapi gerakan nyata untuk menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Mengangkat tema Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana (KIA-KB), kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 27–28 Agustus 2026, dan diikuti 11 tim dari puskesmas, rumah sakit daerah (RSUD), hingga rumah sakit non-pemerintah.
Kepala Subbagian Tata Usaha Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Rachman Slamet Sudibyo, menegaskan bahwa NJID bukan sekadar ajang presentasi ide, tetapi tempat lahirnya solusi nyata untuk masyarakat. “Ini bukan hanya lomba. Ini ruang untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar bisa diterapkan, meningkatkan mutu layanan, dan berdampak langsung pada keselamatan pasien,” tegasnya.
Selama kegiatan, peserta mempresentasikan berbagai terobosan—mulai dari perbaikan alur pelayanan, pemanfaatan teknologi, hingga strategi peningkatan keselamatan pasien. Semua inovasi dirancang sederhana, tetapi efektif, efisien, dan bisa diterapkan di banyak fasilitas kesehatan.
Kegiatan ini juga menjadi panggung kolaborasi. Para tenaga kesehatan tidak hanya berkompetisi, tetapi saling berbagi pengalaman, praktik terbaik, dan solusi atas berbagai tantangan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Muhklis, yang membuka acara, menekankan bahwa inovasi tidak harus rumit untuk memberikan dampak besar. “Inovasi bisa dimulai dari hal sederhana. Yang penting mampu menjawab masalah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi pada dampak yang dihasilkan. “Jangan sekadar mengejar juara. Jadikan ini momentum untuk belajar, berbagi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta Utara,” pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi, inovasi terbaik dari masing-masing kategori—puskesmas, RSUD, dan rumah sakit non-pemerintah—akan dipilih untuk mewakili Jakarta Utara di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Lebih dari sekadar ajang tahunan, NJID 2026 menjadi simbol perubahan cara kerja pelayanan kesehatan: dari rutinitas menjadi inovasi, dari prosedur menjadi solusi, dan dari pelayanan biasa menjadi pelayanan yang menyelamatkan.
Dengan semangat kolaborasi ini, Jakarta Utara menegaskan komitmennya: menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih manusiawi bagi seluruh warganya.
