Administrasi & Kesra
Sekretariat Kota
30 Juli 2026 35

Apresiasi untuk Pahlawan Kesehatan, Kader dan Posyandu Berprestasi Jakarta Utara Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

Kominfotik-Louise

Penulis

Kominfotik JU – Dedikasi para kader Posyandu yang selama ini tanpa lelah mendampingi masyarakat dari masa kehamilan hingga lanjut usia mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Melalui Penganugerahan Pemenang Lomba Penilaian Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2026 yang digelar di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (30/7), para kader terbaik diberikan penghargaan atas pengabdian mereka sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Mengusung tema "Kader Inspiratif, Posyandu Berkualitas, Jakarta Utara Berdaya", kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para kader yang selama bertahun-tahun mengabdikan waktu, tenaga, dan kepeduliannya untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang dinilai sebagai pahlawan kesehatan di tengah masyarakat. "Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bekerja dengan sepenuh hati untuk masyarakat. Mereka adalah pahlawan kesehatan yang sesungguhnya," ujarnya.

Menurut Fredy, peran Posyandu kini semakin strategis seiring transformasi pelayanan kesehatan primer. Posyandu tidak lagi hanya melayani penimbangan balita, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, hingga lansia.

"Tantangan kesehatan semakin kompleks. Masalah stunting, penyakit tidak menular, hingga pola hidup sehat tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, dan kader Posyandu menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, mendeteksi dini masalah kesehatan, serta mengajak masyarakat rutin datang ke Posyandu setiap bulan," katanya.

Fredy juga mengajak seluruh perangkat daerah, Camat, Lurah, Tim Penggerak PKK, hingga masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun gerakan kesehatan bersama. Ia berharap para kader dan Posyandu terbaik Jakarta Utara mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Murniasih Hutapea, menjelaskan bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini memberikan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup dengan dukungan kader yang memiliki 25 keterampilan dasar.

Saat ini Jakarta Utara memiliki 653 Posyandu bidang kesehatan dengan 4.488 kader, di mana 45,43 persen di antaranya telah terlatih 25 keterampilan dasar, melampaui target Renstra sebesar 20 persen. Selain itu, Jakarta Utara juga menjadi pilot project Smart Posyandu, dengan implementasi layanan berbasis teknologi yang telah menjangkau sekitar 51 persen Posyandu.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan sebagai bentuk apresiasi kepada kader dan Posyandu yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, serta kontribusi luar biasa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Para pemenang nantinya akan menjadi duta Jakarta Utara pada lomba tingkat Provinsi DKI Jakarta," ungkap dr. Murniasih.

Ia menambahkan, Jakarta Utara memiliki rekam jejak membanggakan dengan dua tahun berturut-turut mengirimkan wakil ke tingkat nasional, bahkan pada tahun 2024 berhasil meraih juara nasional melalui kader Nuraini dari Kelurahan Pluit kemudian di tahun 2025, Besse Darna dari Kelurahan Kalibaru mewakili Jakarta Utara ke tingkat nasional. Tahun ini, prestasi tersebut diharapkan dapat kembali terulang.

Pada kategori Kader Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi, Juara I diraih Nurmayasari dari Posyandu Mawar V, Kelurahan Pademangan Barat, yang akan mewakili Jakarta Utara ke tingkat Provinsi DKI Jakarta. Sementara Juara II diraih Endah Wahyuningsih dari Posyandu Melati IV B Kelurahan Pegangsaan Dua dan Juara III diraih Diana dari Posyandu Wijaya Kusuma 1 Kelurahan Pejagalan.

Adapun kategori Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi, Juara I diraih Posyandu Kenanga 2 RW 11 Kelurahan Marunda, Juara II Posyandu Mawar 4 RW 04 Kelurahan Pademangan Barat, dan Juara III Posyandu Wijaya Kusuma 1 RW 013 Kelurahan Pejagalan. Perwakilan kader dan posyandu terbaik akan mewakili Jakarta Utara pada lomba tingkat Provinsi DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026.

Usai menerima penghargaan, Nurmayasari mengaku telah menyiapkan berbagai inovasi untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Salah satunya adalah Digipos, sistem digital pencatatan pelayanan Posyandu melalui telepon pintar yang memudahkan pendataan balita secara real time.

Selain itu, ia menghadirkan program Reward Balita Melati 5 sebagai bentuk apresiasi bagi balita yang rutin datang ke Posyandu dan menunjukkan pertumbuhan yang baik, serta GELAS Melati Lima (Gerakan Lansia Melati Lima) yang menghadirkan senam lansia dan kegiatan Jumat Berkah bagi warga lanjut usia.

"Motivasi saya menjadi kader adalah ingin lebih dekat dengan masyarakat dan membantu meningkatkan pengetahuan para orang tua tentang kesehatan ibu dan anak. Semoga inovasi yang kami lakukan bisa memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat," tuturnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara didampingi Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Murniasih Hutapea, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Ponti Fredy, beserta jajaran.

Di balik setiap balita yang tumbuh sehat, ibu hamil yang mendapatkan pendampingan, hingga lansia yang tetap aktif dan terlayani, terdapat ketulusan para kader Posyandu yang bekerja tanpa pamrih. Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas sebuah prestasi, tetapi juga penghormatan bagi mereka yang setiap hari menjadi penjaga harapan lahirnya generasi Jakarta Utara yang lebih sehat, tangguh, dan berkualitas.

Tags
#Suku Dinas Kesehatan
#Tim Penggerak PKK
Bagikan Berita