Berita Medsos
Marunda
2 Juli 2026 19

Sosialisasi Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber di Wilayah Marunda Empang RW 07

Kominfotik-Admin

Penulis

Jakarta Utara - Kelurahan Marunda menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber kepada masyarakat di wilayah Marunda Empang RT 07 RW 07 pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Sosialisasi dihadiri oleh Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Marunda, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara, Ketua RW 07, para Ketua RT se-RW 07, kader Dasawisma, serta kader Jumantik. Kehadiran seluruh unsur masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, khususnya dari rumah tangga. Sampah organik diharapkan dapat dikelola secara mandiri melalui berbagai metode pengolahan, sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara maupun tempat pemrosesan akhir. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk membiasakan pola hidup ramah lingkungan melalui pengurangan sampah dari sumbernya.

Kasi Ekbang Kelurahan Marunda menyampaikan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh warga. Oleh karena itu, setiap rumah tangga diharapkan dapat mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah setiap hari sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kelurahan Marunda berharap masyarakat, khususnya warga RW 07, dapat menjadi pelopor dalam penerapan pemilahan sampah dari sumber. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah, pengurus wilayah, serta masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Rdn)

Bagikan Berita