Kominfotik JU – Semangat berbagi dan kepedulian mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta melalui penyelenggaraan khitanan massal hasil kolaborasi PAM Jaya, Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, dan Komunitas Kebaya Jakarta. Kegiatan berlangsung di Aula Masjid Babussalam, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, pada 6–7 Juli 2026.
Pelaksanaan khitanan massal yang diikuti 500 anak di Jakarta Utara tersebut ditinjau langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kiswanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra, Ketua Daya Wanita PAM Jaya, Lya Arief Nasrudin, Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, Direktur Utama PT PAM Jaya, Arief Nasrudin, serta jajaran pejabat terkait.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, BUMD, dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat. Selain mendapatkan layanan khitan gratis yang ditangani tenaga medis profesional, para peserta juga menerima bingkisan, sertifikat, dan berbagai hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang telah menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat di Jakarta Utara.
"Momentum HUT ke-499 Kota Jakarta menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kegiatan khitanan massal ini memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga, serta memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi untuk mewujudkan generasi Jakarta yang sehat, tangguh, dan berkualitas," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, M. Ramadhan (12), siswa SDS Fadhilah Marunda, mengaku senang dapat mengikuti khitanan massal yang dilaksanakan bertepatan dengan masa liburan sekolah.""Seru ikut sunatan massal di sini. Tadi ketemu banyak teman baru, dapat hadiah dan sertifikat. Tadi pas disunat memang sakit, tapi sekarang sudah enakan dan lega," tuturnya.
