Perekonomian & Pembangunan
Walikota Jakarta Utara
7 Juli 2026 21

Sosialisasi Program Perlindungan Pesisir, Pemkot Jakarta Utara Siap Dukung Proyek Strategis Nasional

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung Program Perlindungan Pesisir Kawasan Teluk Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, saat membuka Sosialisasi Program Perlindungan Pesisir Kawasan Teluk Jakarta di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (7/7).

Fredy mengatakan, kegiatan sosialisasi menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan persepsi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mengenai arah kebijakan, program kerja, serta pembagian peran dalam pelaksanaan program perlindungan pesisir.

"Melalui kegiatan sosialisasi ini, tentunya kita ingin memperoleh wawasan dan pemahaman yang sama mengenai program kerja, profil, arah kebijakan, hingga langkah-langkah koordinasi ke depan. Yang terpenting, bagaimana seluruh program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta Utara," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara siap mendukung setiap program strategis nasional yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, perlindungan kawasan pesisir harus mengedepankan aspek lingkungan hidup, keberlanjutan ekosistem, serta keselamatan warga yang bermukim di wilayah pesisir.

Fredy juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur masyarakat seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Dewan Kota, serta perangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan optimal.

"Kita membangun komunikasi yang baik karena tujuan kita sama, yaitu melindungi masyarakat pesisir, meningkatkan ketahanan wilayah, menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta mewujudkan kawasan pesisir yang aman, produktif, dan berkelanjutan," katanya.

Ia berharap rangkaian sosialisasi mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BOPPJ, dan masyarakat sehingga setiap tahapan pembangunan dapat memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun di masa mendatang.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Wakil Kepala II BOPPJ, Dr. Suhajar Diantoro, Deputi Bidang Pengelolaan Wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, Sawarendro, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Muhammad Irfan Saleh, serta jajaran terkait lainnya.

Sebagai informasi, BOPPJ merupakan lembaga nonstruktural yang berperan dalam mengoordinasikan penanganan berbagai tantangan lingkungan di kawasan pantura. Tantangan tersebut meliputi banjir rob, penurunan muka tanah, hingga kenaikan permukaan air laut yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan keberlanjutan kawasan pesisir.

Melalui program pembangunan Giant Sea Wall, BOPPJ diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan perlindungan pesisir yang terintegrasi, memperkuat ketahanan wilayah pantai utara Jawa, serta menciptakan kawasan pesisir yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Bagikan Berita