Berita Wilayah
Pademangan
9 Juli 2026 22

Kegiatan Serap Aspirasi (RESES) ke-3 Tahun 2026 Anggota DPRD Jakarta Komisi D di Wilayah Pademangan

Kominfotik-Admin

Penulis

Jakarta Utara - Komitmen untuk mengawal roda pembangunan yang tepat sasaran terus dibuktikan oleh jajaran legislatif DKI Jakarta. Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Komisi D, Bapak Dr. Ir. Bun Joi Phiau, menggelar kegiatan Serap Aspirasi (Reses) Ke-3 Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di wilayah Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Sebagai anggota Komisi D yang membidangi pembangunan, infrastruktur, tata ruang, hingga pengelolaan lingkungan hidup, kehadiran Bun Joi Phiau di tengah konstituennya menjadi ruang dialog yang sangat krusial. Kegiatan reses ini dimanfaatkan secara optimal oleh warga Pademangan untuk menyuarakan berbagai kebutuhan riil di lapangan.

Acara ini dihadiri langsung oleh kasie pemerintahan dan kasie Kesra beserta jajaran aparatur kelurahan, perwakilan Satuan Pelaksana (Satpel) teknis terkait seperti Satpel Sumber Daya Air (SDA), Satpel Bina Marga, Lingkungan Hidup, hingga Satpel Sosial. Hadir pula para pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga yang memadati lokasi acara dengan penuh antusias.

Dalam sesi dialog, warga Pademangan secara bergantian menyampaikan aspirasi seputar infrastruktur lingkungan. Isu-isu mendasar seperti optimalisasi sistem drainase untuk mengantisipasi genangan, perbaikan jalan lingkungan, penataan ruang pemukiman, hingga pengelolaan kebersihan wilayah menjadi topik utama yang hangat didiskusikan.

Merespons masukan tersebut, Bun Joi Phiau menegaskan komitmennya untuk mencatat, mengawal, dan memperjuangkan setiap usulan teknis warga agar dapat diakomodasi ke dalam program kerja dan penganggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Beliau juga menggarisbawahi bahwa sinergi yang kuat antara masyarakat, eksekutif di tingkat kecamatan, dan legislatif adalah kunci utama agar manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata dan berdampak langsung.

Melalui agenda Reses ke-3 tahun 2026 ini, diharapkan jalinan komunikasi dua arah ini melahirkan kebijakan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan demi kemajuan wilayah Pademangan ke depan.(Rdn)

Bagikan Berita