Administrasi & Kesra
Walikota Jakarta Utara
21 Juli 2026 48

110 Warga Kalibaru Bergerak Bersama Putus Mata Rantai TBC

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU – Semangat melawan Tuberkulosis (TBC) terlihat di RW 012 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing. Sebanyak 110 warga mengikuti skrining kesehatan gratis melalui program Grebek TBC sebagai bentuk nyata gerakan bersama masyarakat dalam mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan permukiman.

Kegiatan yang merupakan tindak lanjut Kampung Siaga TBC (KST) ini memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah, kader kesehatan, dan warga. Tidak hanya menjalani pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi langsung dari Dokter Spesialis Paru RSUD Cilincing, dr. Muhammad Sofiansyah, Sp.P, mengenai pentingnya deteksi dini dan kepatuhan pengobatan TBC.

Kepala Puskesmas Pembantu Kalibaru, dr. Muvinda Yuningrum Putri mengatakan, kegiatan Grebek TBC merupakan bagian dari upaya aktif menemukan kasus TBC sedini mungkin sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

"TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian bersama. Melalui kegiatan Grebek TBC ini, kami ingin meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau kontak erat dengan pasien TBC. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan dan semakin kecil risiko penularannya kepada orang lain," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/7).

Menurutnya, keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, peran kader kesehatan, pengurus wilayah, dan warga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.

"Kami mengapresiasi antusiasme warga RW 012 Kalibaru yang mengikuti kegiatan ini. Semangat kolaborasi seperti inilah yang menjadi modal utama untuk mewujudkan target Eliminasi TBC Tahun 2030 sebagaimana yang dicanangkan pemerintah," ucap dr. Muvinda.

Langkah tersebut sejalan dengan program prioritas nasional pemerintah dalam percepatan penanggulangan TBC. Eliminasi TBC menjadi salah satu program Quick Win Kementerian Kesehatan RI yang masuk dalam delapan prioritas pembangunan nasional sebagaimana arahan Presiden. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, target Eliminasi TBC Tahun 2030 diharapkan dapat tercapai.

Bagikan Berita