Kominfotik JU – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Kamis (23/7). Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan RSPI Sulianti Saroso dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan (health resilience) di Jakarta.
Dalam kunjungannya, Pramono didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat serta jajaran pejabat terkait. Ia menilai RSPI Sulianti Saroso memiliki peran penting sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang strategis di kawasan Jakarta Utara.
Menurutnya, wilayah Jakarta Utara akan terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai pusat kegiatan, seperti Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan wisata Ancol yang kini semakin terintegrasi dengan dukungan infrastruktur transportasi yang lebih baik.
“Jakarta Utara memiliki masa depan yang sangat besar. Aktivitas masyarakat di JIS maupun Ancol terus meningkat secara signifikan. Karena itu, harus didukung oleh sistem kesehatan yang kuat dan rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan terbaik apabila dibutuhkan masyarakat,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, RSPI Sulianti Saroso yang berdiri di atas lahan sekitar 3,2 hektare memiliki fasilitas yang memadai dan berpotensi menjadi salah satu pusat penguatan layanan kesehatan di Jakarta. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjalin kerja sama yang lebih erat dengan rumah sakit yang berada di bawah Kementerian Kesehatan tersebut.
Selain penguatan layanan kesehatan, Pramono juga mendorong kolaborasi antara rumah sakit, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah guna membangun ekosistem kesehatan yang lebih kuat. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan, penelitian, serta peningkatan kualitas pelayanan medis.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih luas agar ekosistem kesehatan di Jakarta semakin baik. Rumah sakit, perguruan tinggi, dan pemerintah harus saling mendukung untuk menghasilkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” katanya.
Pramono menambahkan, salah satu fokus kerja sama yang akan dikembangkan adalah memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Menurutnya, RSPI Sulianti Saroso memiliki kapasitas dan pengalaman yang sangat baik sebagai rumah sakit rujukan penyakit infeksi yang tidak hanya melayani warga Jakarta, tetapi juga pasien dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, dr. Harli Amir Mahmudji menyambut baik kunjungan Gubernur DKI Jakarta dan berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Pak Gubernur ke RSPI Sulianti Saroso. Sebagai rumah sakit dengan layanan unggulan di bidang penyakit infeksi, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga pelayanan kesehatan bagi warga Jakarta dapat semakin optimal,” tutur Harli.
Ia menambahkan, dukungan dan sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta diharapkan mampu memperkuat peran RSPI Sulianti Saroso sebagai pusat layanan kesehatan rujukan sekaligus mendukung terwujudnya sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan di Jakarta maupun Indonesia.
