Perekonomian & Pembangunan
Walikota Jakarta Utara
13 April 2026 18

Perkuat Daya Saing, 150 UKM Jakut Dibekali Sertifikasi Halal

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU - Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Utara tancap gas mendorong pelaku usaha naik kelas melalui bimbingan teknis (bimtek) sertifikasi halal yang digelar di Tempat Kumpul Kreatif (TKK), Kecamatan Koja mulai 13–15 April 2026.

Kepala Sudin PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Utara, Vicky Suryawan Jaya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk UKM di tengah pasar yang semakin kompetitif.

“Bimtek ini bagian dari gerakan serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk mendorong pelaku UKM memahami sekaligus mengurus sertifikasi halal,” ujarnya, Senin (13/4).

Sebanyak 150 pelaku usaha dari sektor kuliner dan minuman ringan ambil bagian. Setiap kecamatan mengirimkan 25 peserta yang telah aktif berproduksi dan siap naik level.

Berkolaborasi dengan LPPOM MUI, peserta dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi yang sesuai standar halal. Pendampingan ini diharapkan mampu menjawab tantangan yang selama ini kerap dihadapi pelaku usaha dalam proses sertifikasi.

“Targetnya jelas, semakin banyak produk UKM Jakut yang bersertifikat halal sehingga punya peluang lebih besar menembus pasar lokal hingga nasional,” tegas Vicky.

Menariknya, seluruh rangkaian pelatihan ini diberikan secara gratis, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi UKM.

Salah satu peserta, Dwi Suratmi (37), pelaku usaha kuliner “Kitcheri” asal Penjaringan, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru bagi pengembangan usahanya yang telah dirintis sejak 2000.

“Selama ini produksi jalan terus, tapi baru sekarang dapat pendampingan untuk sertifikasi halal. Ini penting banget untuk menambah kepercayaan konsumen,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan sertifikasi halal, produknya bisa semakin dipercaya dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa UKM Jakarta Utara tidak hanya didorong untuk bertahan, tetapi juga dipacu untuk berkembang, berdaya saing, dan siap menembus pasar yang lebih besar.

Bagikan Berita