Administrasi & Kesra
Walikota Jakarta Utara
24 Juni 2026 20

Satukan Hati Tebar Kepedulian, DWP Satpol PP Jakarta Utara Santuni 100 Anak Yatim di Bulan Muharram

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satpol PP Sub Unit Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan santunan anak yatim bertema “Satukan Hati Menebar Kepedulian dalam Mengukir Senyum Anak Yatim” di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (24/6). Kegiatan yang bertepatan dengan bulan Muharram ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepada anak-anak yatim di Jakarta Utara.

Ketua DWP Satpol PP Sub Unit Kota Administrasi Jakarta Utara, Agustien Budhy, mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan salah satu program kerja DWP Satpol PP Jakarta Utara di bidang sosial budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial, rasa empati, serta memperkuat solidaritas antar aparatur, anggota DWP, para pemangku kepentingan, dan masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan santunan anak yatim yang kami laksanakan hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan dan kegiatan ini juga dihadiri sekitar 350 tamu undangan yang turut memberikan dukungan,” ujarnya.

Agustien menjelaskan, penerima santunan terdiri dari anak-anak yatim berusia maksimal 17 tahun yang berasal dari keluarga anggota Satpol PP Jakarta Utara yang telah meninggal dunia serta masyarakat di wilayah Jakarta Utara.

Ia berharap kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang. “Insya Allah ke depan jumlah penerima santunan dapat bertambah menjadi 150 anak atau bahkan lebih, termasuk menjangkau kaum duafa,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), tokoh masyarakat, serta para donatur yang berada di wilayah Jakarta Utara.

Bantuan yang diberikan kepada para penerima berupa uang tunai sebesar Rp 350 ribu per anak, paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, mi instan dan sarden, serta perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, pulpen, pensil dan makanan ringan.

“Semua bantuan yang diberikan berasal dari para donatur, sponsor, dan perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang luar biasa ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Mala Satriadi bersama Wakil Ketua DWP Kota Administrasi Jakarta Utara, Ponti Fredy mengapresiasi pelaksanaan kegiatan santunan yang dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya di momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.

“Bulan Muharram merupakan momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih peduli, dari yang hanya menerima menjadi lebih banyak memberi. Kegiatan santunan ini merupakan bukti nyata bahwa DWP Satpol PP hadir untuk berbagi bersama keluarga besar Satpol PP dan masyarakat,” tuturnya.

Mala juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara DWP Satpol PP Jakarta Utara, jajaran Satpol PP, para sponsor, dan perusahaan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak donatur yang dapat dirangkul sehingga manfaat kegiatan ini semakin luas, tidak hanya bagi anak yatim tetapi juga bagi para janda duafa yang membutuhkan perhatian,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Anita Permata Sari, yang hadir mewakili Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kasih sayang dan kepedulian kepada generasi penerus bangsa sekaligus sarana pendidikan karakter bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

“Saya yakin kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas dan rasa cinta dari DWP kepada anak-anak Jakarta Utara. Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya saling mencintai, menyayangi sesama, serta tumbuh menjadi pribadi yang memiliki empati dan akhlak yang baik,” tandasnya.

Bagikan Berita