Pemerintahan
Walikota Jakarta Utara
17 April 2026 37

Wali Kota Jakut Tegaskan Penanganan Ikan Sapu-Sapu Kian Mendesak

Kominfotik-Admin

Penulis

Kominfotik JU - Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa penanganan ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Utara kini menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini disampaikannya saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta dalam kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Jalan Janur Elok VI, Kelapa Gading Barat, Jumat (17/4).

Menurut Hendra, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata pemerintah dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin mendominasi perairan, khususnya di sungai, kali, hingga saluran penghubung besar di Jakarta Utara.

“Kami berkomitmen menangani keberadaan ikan sapu-sapu yang saat ini sudah banyak mendominasi perairan di Jakarta Utara, terutama di sungai, kali, dan saluran penghubung. Saat ini kami bergerak bersama dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan penangkapan secara langsung di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari dinas terkait, populasi ikan sapu-sapu di Jakarta telah mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan.

“Dari data yang kami terima, sekitar 30 persen perairan di Jakarta sudah didominasi ikan sapu-sapu. Ini sangat mengkhawatirkan, karena ikan ini bersifat invasif. Tidak hanya merugikan ikan lain, tetapi juga dapat merusak struktur turap di saluran air karena kebiasaannya menggali bagian bawah,” jelasnya.

Hendra menambahkan, kondisi ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, namun baru ditindaklanjuti secara lebih masif setelah populasinya dinilai semakin tidak terkendali.

“Sebetulnya ikan ini sudah ada sejak dulu, tetapi ketika populasinya semakin meningkat dan mengkhawatirkan, kami langsung bergerak sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur untuk melakukan penanganan secara serius,” katanya.

Terkait penanganan hasil tangkapan, ia memastikan bahwa ikan sapu-sapu tidak akan dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi, melainkan akan dimusnahkan sesuai prosedur.

“Ikan hasil tangkapan akan langsung dikubur di lokasi yang telah disiapkan. Ini penting karena ikan sapu-sapu tidak layak untuk diolah menjadi makanan dan berpotensi membahayakan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap pengendalian populasi ikan sapu-sapu dapat berjalan efektif sehingga keseimbangan ekosistem perairan tetap terjaga dan infrastruktur saluran air tidak mengalami kerusakan.

Bagikan Berita