Kominfotik JU – Jakarta Utara semakin serius memperkuat ketahanan pangan wilayah. Sebanyak ratusan peserta mengikuti bimbingan teknis (bimtek) budidaya edamame dan semangka Palguna yang digelar Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (22/4).
Kegiatan ini menjadi pemanasan menuju aksi tanam serentak yang akan digelar pada 28 April 2026 di 143 titik se-Jakarta Utara. Gerakan tersebut diyakini mampu menggerakkan masyarakat memanfaatkan lahan kosong, pekarangan rumah, hingga area publik produktif.
Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Erna Wawan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan menanam biasa, tetapi langkah nyata membangun kemandirian pangan keluarga. “Melalui bimtek ini, kami ingin peserta memahami teknik budidaya yang tepat agar hasil panen maksimal dan bernilai ekonomi. Harapannya bisa menambah pendapatan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, edamame dan semangka Palguna dipilih karena memiliki nilai jual tinggi serta manfaat kesehatan. Edamame kaya protein nabati dan serat, sementara semangka Palguna F1 dikenal tahan panas dan cocok dibudidayakan di wilayah perkotaan. Gerakan ini juga mendapat dukungan penyediaan benih unggul dari PT East West Seed (Panah Merah), sehingga peserta memiliki modal awal untuk memulai budidaya.
Kasudin KPKP Kota Administrasi Jakarta Utara, Novy Christine Palit, menjelaskan aksi tanam serentak akan berlangsung di Walkot Farm, enam kantor kecamatan, 31 Taman Hati PKK, 75 RPTRA, dan 30 lokasi urban farming. “Sekitar 150 peserta mengikuti bimtek hari ini, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, pengelola RPTRA, hingga komunitas urban farming,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa keterbatasan lahan bukan hambatan untuk bertani. Dengan metode pot dan polybag, warga tetap bisa menanam secara produktif di tengah kawasan perkotaan.
“Jangan takut memulai. Dengan perawatan rutin, lahan sempit pun bisa menghasilkan panen berkualitas,” tegasnya.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapat materi langsung dari Muhammad Ramdani dari Sudin KPKP Jakarta Utara tentang teknik budidaya edamame serta Fadlih Yahdi dari PT East West Seed mengenai budidaya semangka Palguna.
Salah satu peserta, Weni Yartimah dari Kelompok Tani Nusa Indah, Kecamatan Cilincing, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini meski baru pertama kali akan menanam edamame dan semangka. “Sekarang kami jadi lebih paham caranya dan semakin percaya diri untuk mencoba. Lahan juga sudah kami siapkan,” tandasnya.
