(62-21) 4303111

News Article

Image

Kolaborasi PKK dan DWP Jakut Salurkan Bantuan dan Trauma Healing Bagi Korban Kebakaran Kalibaru

KOMINFOTIK JU - Bantuan sosial bagi korban kebakaran di Jalan Kalibaru Barat I RT 02 RW 08 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing terus berdatangan dari berbagai pihak. Hal itu sebagai wujud kepedulian terhadap sesama untuk saling membantu dan menguatkan agar tetap bersemangat menjalani hari-hari kedepannya.

"Hari ini, kami antarkan donasi berupa paket snack, pakaian, celana, masker, air mineral, pampers, perlengkapan sholat dan lain-lain. Bantuan untuk warga Kalibaru yang mengalami musibah kebakaran adalah hasil kolaborasi Tim Penggerak PKK dan DWP Kota Administrasi Jakarta Utara," terang Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Suni Sigit Wijatmoko saat melaksanakan kegiatan bakti sosial di tenda pengungsian RW 08 Kalibaru, Selasa (22/9).

Selain itu, Tim Penggerak PKK dan DWP Kota Administrasi Jakarta Utara mengajak komunitas dongeng yang tergabung dalam Kampung Dongeng (KADO) Jakarta Utara untuk menghibur anak-anak yang masih bertahan untuk sementara waktu di tenda pengungsian. "Kami juga berkolaborasi dengan komunitas dongeng mengadakan trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran. Secara psikologis, mereka pasti trauma dengan kejadian kebakaran kemarin. Dengan mendengarkan dongeng dan hadirnya badut-badut lucu diharapkan bisa memberikan hiburan untuk anak-anak Kalibaru," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah turun tangan membantu warga Kalibaru dalam mengatasi bencana kebakaran yang terjadi pada Minggu (20/9) lalu. "Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan warga Kalibaru bisa dengan ikhlas menerima ini sebagai ujian dan permasalahan ini bisa cepat tertangani. Saya juga menghimbau kepada warga Kalibaru untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 dengan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," tuturnya.

Pemberian bantuan sosial dari berbagai pihak disambut baik oleh warga Kalibaru yang berada di tenda pengungsian. "Alhamdulillah, banyak yang peduli sama kami. Terima kasih atas bantuannya," ujar Lia, warga RT 02 RW 08 Kalibaru yang harus merelakan tempat tinggalnya dilahap si jago merah.