(62-21) 4303111

News Article

Image

Peziarah Terapkan Aturan PSBB Di Kawasan TPU

KOMINFOTIK JU - Menjelang bulan suci Ramadhan 1441 H, sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) mulai didatangi para peziarah. Namun, ada aturan yang harus dilaksanakan bagi warga yang ingin berziarah ke makam keluarga selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara, Putut Madya Martata menegaskan, kegiatan ziarah masih diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut, jumlah dibatasi 1 keluarga maksimal 5 orang, harus pakai masker, cuci tangan sebelum dan sesudah ziarah, tetap menjaga jarak, tidak boleh bergerombol dan ikuti semua SOP PSBB.

"Masih diperbolehkan untuk berziarah namun mereka harus mematuhi aturan PSBB agar tidak terjadi penularan COVID-19. Sedangkan pelayanan pemakaman jenazah tetap berjalan seperti biasa," ungkap Putut saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Berdasarkan pemantauan di TPU Malaka I Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing terlihat adanya penurunan jumlah peziarah selama penerapan PSBB. "Biasanya menjelang ramadhan selalu ramai dipadati peziarah. Tapi saat ini lagi ada wabah virus corona jadi peziarah yang datang ke TPU menurun drastis," ucap Rinto, Warga RW 06 Rorotan yang sedang berziarah ke makam kakeknya di TPU Malaka I.

Ia pun menerapkan aturan PSBB saat berada di areal TPU dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan lainnya dengan harapan bisa mencegah penyebaran COVID-19. 

"Saya datang berdua dengan adik saya. Dari rumah, saya memang sudah pakai masker kain dan saat masuk ke lokasi TPU langsung diarahkan petugas untuk mencuci tangan pakai sabun di tempat yang sudah disediakan. Nyekar ke makam kakek sebelum ramadhan dan saat lebaran sudah menjadi tradisi keluarga," jelasnya.