(62-21) 4303111

News Article

Image

Area Dipo Sampah Semakin Dipercantik

KOMINFOTIK JU - Sebagian lahan dipo sampah di wilayah Kecamatan Penjaringan dimanfaatkan untuk pembuatan kompos, taman dan budidaya cacing. Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Penjaringan, Matsani mengatakan, area dipo akan semakin tertata dan bermanfaat.

Dijelaskannya, ada 3 dipo yang berada di wilayah Kecamatan Penjaringan yaitu Dipo Moa Kelurahan Pejagalan, Dipo Muara Angke Kelurahan Pluit dan Dipo Muara Baru Kelurahan Penjaringan. "Untuk pembuatan taman dan budidaya cacing baru ada di Dipo Moa. Hasil budidaya cacing digunakan untuk pakan ikan dan burung. Kedepannya, kita akan terapkan di dua lokasi lainnya. Kalau pembuatan kompos sudah berjalan di tiga dipo," terang Matsani saat dikonfirmasi, Selasa (18/2).

Ia pun menceritakan awal mulanya membuat taman di area Dipo Moa. "Banyak pemulung yang menaruh hasil pemilahan sampah yang ditumpuk didalam dipo kesannya berantakan. Sudah sering kali dikasih pengarahan agar hasil pemilahan langsung dibawa tapi masih saja ada sampah yang ditumpuk. Akhirnya, kita buat saja taman dilokasi tersebut yang sampai sekarang masih proses pembuatan agar lebih rapi dan indah," ungkapnya.

Sedangkan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara, Achmad Hariyadi mengapresiasi terobosan yang dilakukan jajarannya dalam memanfaatkan area dipo menjadi urban farming. "Kita juga sudah menunjuk tempat penampungan sampah (TPS) RW 010 Kelurahan Pademangan Timur sebagai TPS ramah lingkungan yang menerapkan konsep reuse, reduce dan recycle (3R)," jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Jakarta Utara untuk ikut serta mengurangi sampah langsung dari sumbernya. "Sampah rumah tangga yang paling dominan dan harus segera dimininalisir. Pemilahan sampah dari sumbernya sebagai salah satu upaya untuk mengelola sampah dan mengurangi dampak yang ditimbulkan," pungkas Achmad Hariyadi.