(62-21) 4303111

News Article

Image

Fery Farhati Apresiasi Inovasi Jakut Untuk Mencegah Kanker Serviks

KOMINFOTIK JU - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis mengapresiasi berbagai terobosan dan inovasi yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dalam upaya pencegahan kanker leher rahim atau serviks pada kaum perempuan. Hal itu diutarakannya ketika memonitor langsung pelaksanaan kegiatan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) test di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (PIK), Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Sabtu (18/1).

"Disini, saya melihat langsung kolaborasi yang luar biasa antara PKK, rumah sakit swasta, puskesmas dan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan secara dini pada perempuan merupakan langkah strategis untuk menangani permasalahan karena perempuan sebagai penggerak di keluarga dan lingkungan," ungkap Fery Farhati.

Dengan melibatkan rumah sakit swasta dalam pelaksanaan kegiatan IVA test. Ia berharap dapat meningkatkan jumlah kepesertaan IVA test sehingga bisa meminimalisir penderita kanker serviks. "Mudah-mudahan bisa menjaring lebih banyak lagi peserta yang ikut pemeriksaan IVA. Kalau dideteksi sejak awal maka ada peluang bisa disembuhkan," tuturnya dihadapan peserta seminar awam kanker serviks sekaligus pemeriksaan IVA dan periksa payudara sendiri (Sadari) di Ruang Auditorium Rumah Sakit PIK.

Dengan mengembangkan terobosan dan inovasi maka capaian kepesertaan IVA test di wilayah Kecamatan Penjaringan terus meningkat. Sejumlah inovasi yang telah dilakukan diantaranya pembentukan kader terlatih Macica dan Puspita, Gebyar IVA test secara serentak di semua kelurahan, penerapan aplikasi Jangkar, sistem jemput bola dengan menggunakan mobil layanan kesehatan Jangkar, IVA test goes to mall, kerjasama dengan rumah sakit swasta dan lain-lain.

"Sejak tahun 2017 sampai Desember 2019, jumlah kepesertaan IVA test di wilayah Kecamatan Penjaringan mencapai 4.043 orang. Tahun ini, pemeriksaan IVA masih berlanjut dan jumlahnya akan terus meningkat," ujar Suni Sigit Wijatmoko, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara.

Dijelaskannya, kegiatan IVA test bertujuan mencegah dan mengurangi jumlah penderita kanker serviks yang menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia. "Bukan sesuatu yang mudah untuk menyadarkan masyarakat agar mau ikut pemeriksaan IVA. Oleh karena itulah, berbagai upaya terus dilakukan termasuk melibatkan semua pihak untuk bersama-sama mendukung pencegahan kanker serviks dengan IVA test," terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pemeriksaan IVA dan Sadari. Sekitar seratus orang terdaftar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. "Baru pertama kali saya test IVA, suami juga mendukung jadi saya semakin semangat untuk ikut IVA test. Setelah diperiksa, alhamdulillah hasilnya bagus. Proses pemeriksaan dan hasilnya tergolong cepat jadi tidak lama menunggu," ucap Maisaroh (35), Warga RW 06 Kelurahan Kapuk Muara.