(62-21) 4303111

News Article

Image

Audensi Dengan DTKJ, Pemkot Sampaikan Keinginannya Benahi Transportasi Jakarta Utara

Kominfotik JU - Terkenal sebagai wilayah dengan aktifitas kendaraan yang berlebihan menguatkan niat Pemerintah Kota Pemkot Administrasi Jakarta Utara untuk terus melakukan pembenahan. Hal ini disampaikan kepada Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) saat menggelar audensi di Ruang VIP Kantor Walikota Jakarta Utara, Senin (18/11).

Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko mengatakan ini sebuah nikmat dan karunia, keberkahan bisa bersilaturahmi, bereuni dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta. "Kita menaruh harapan besar kepada DTKJ, terkait dengan karakter transportasi di Jakarta Utara, dimana tingkat kemacetan semakin tinggi di Jakarta Utara," katanya.

Menurut Sigit dengan kondisi demikian sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian Iebih pada transportasi publik.  "Dengan perbaikan sarana transportasi umum diyakini akan mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurangi polusi yang belakangan ini sering dikeluhkan masyarakat," katanya.

Selain itu, Sigit juga menambahkan jika pihaknya masih konsentrasi pada kemacetan yang ditimbulkan keluar masuknya mobil kontainer ke Pelabuhan Tanjung Priok. "Dari aktifitas itu bisa menyebabkan antrian panjang kendaraan, hal tersebut juga menjadi keluhan masyarakat," tuturnya.

Sementara Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Iskandar mengatakan jika Jakarta Utara mempunyai ciri khas Kota yang unik. "Kota yang dihubungkan darat dan laut dimana Pelabuhan sebagai lokasi yang strategis tidak hanya untuk Jakarta Utara tetapi juga Indoneia," katanya.

Dan jika terkait dengan keluhan warga terkait dengan kemacetan di sekitar Pelabuhan, Iskandar menuturkan pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan Pelindo. "Mencari jalan keluar terbaik. Terbaik buat warga juga terbaik dengan aktifitas bongkar muat di sana," tuturnya.

Pada kesempatan itu DTKJ juga menyarankan agar Pemkot Jakarta Utara berkoordinasi dengan Kepulauan Seribu untuk memperbaiki angkutan ke Kepulauan Seribu. Selain Kapal yang digunakan, juga peningkatan angkutan umum menuju dermaga Kali Adem.