(62-21) 4303111

News Article

Image

Walikota Himbau Pemasangan Ikon Budaya Betawi

KOMINFOTIK JU – Walikota Jakarta Utara, Husein Murad menyatakan ketegasannya untuk tidak menghadiri acara ataupun kegiatan yang tidak menggunakan ikon budaya betawi. Langkahnya itu sebagai upaya tegas untuk menerapkan Peraturan Gubernur No.11 Tahun 2017 tentang pelestarian ikon budaya betawi. Ia menghimbau kepada semua pihak untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan tersebut.

"Kalau saya diundang untuk membuka suatu acara tapi ditempat itu tidak ada ikon budaya betawinya maka dipastikan saya tidak akan hadir. Semua daerah pasti mempunyai ciri khasnya masing-masing baik itu handycraft ataupun kulinernya. Begitu juga dengan kota Jakarta yang memiliki ikon ondel-ondel dan kembang kelapa. Ini adalah ciri khas Jakarta dan kita sebagai warga Jakarta harus merasa bangga dengan ikon budaya betawi," ungkap Husein Murad saat membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Gubernur No.11 Tahun 2017 tentang pelestarian ikon budaya betawi di Ruang Bahari, Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (23/11).

Ia berharap setelah dilaksanakannya sosialisasi tersebut, sejumlah tempat di kantor pemerintahan, hotel, restoran, obyek wisata dan lainnya bisa menerapkan apa yang telah diatur dalam Pergub No 11 Tahun 2017. "Semuanya harus mengimplementasikan icon budaya betawi di tempatnya masing-masing karena ondel-ondel dan kembang kelapa itu hanya ada di Jakarta," himbau Walikota.

Sementara itu, Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara, Mat Nasir menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan wawasan bukan hanya di kalangan industri pariwisata tapi juga di jajaran SKPD dan UKPD di Jakarta Utara. "Ada 250 orang yang diundang dalam sosialisasi ini, kita harap mereka mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap pelestarian ikon budaya betawi," terangnya.

Sedangkan kota Jakarta mempunyai 8 ikon budaya betawi yang harus terus dilestarikan yaitu ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen gigi balang, baju sadariah, kebaya kerancang, batik betawi, kerak telor dan bir pletok. "Nuansa kota Jakarta akan lebih terasa jika ikon budaya betawi berada di sejumlah tempat," tambahnya.