(62-21) 4303111

News Article

Image

Jakut Miliki Bank Sampah Induk Sanora

KOMINFOTIK JU - Bank sampah induk Sanora yang berada di lingkungan RW 03 Kelurahan Semper Barat telah resmi dijadikan sentral bank sampah di wilayah Jakarta Utara. Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Aji, Walikota Jakarta Utara, Husein Murad, Wakil Walikota, Junaedi, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Desi Putra dan pejabat terkait lainnya.

"Setiap harinya, saya mengurusi 7.000 ton sampah se DKI Jakarta. Bukan hanya mikirin sampahnya saja tapi bagaimana mengoptimalisasi penanganan sampah itu dengan cara mengelolanya menjadi bahan daur ulang, kompos dan sebagainya," jelas Isnawa Aji saat menghadiri peresmian Bank Sampah Induk Sanora, Minggu (29/10).

Mengelola sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis merupakan salah satu tujuan dari dibangunnya bank sampah. Selain mengurangi jumlah sampah, keberadaan bank sampah diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Saat ini, Jakarta Utara memiliki 87 bank sampah yang tergolong masih aktif. Dengan jumlah nasabah sebanyak 5.583 orang.

"Sampah itu sebuah komoditi bukan barang yang tidak berharga lagi. Semuanya bisa dimanfaatkan kembali jadi tidak ada yang perlu dibuang. Kalau selalu berfikir sampah harus dibuang akan selalu menguras energi," tegas Husein Murad, Walikota Jakarta Utara.

Menurutnya, diperlukan sinergi dan kebersamaan untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. "Adanya bank sampah seperti ini diharapkan mampu menjadi solusi penanganan sampah. Kita juga akan buat bank sampah induk tingkat kecamatan," ungkapnya.

Di wilayah Jakarta Utara, sampah yang dihasilkan setiap harinya mencapai 900-1000 ton. "Sampah yang ada di Jakut diangkut dengan menggunakan 270 armada. Saya harapkan masyarakat dan stakeholder dapat berperan aktif untuk mereduce sampah. Dalam sebulan, sampah yang berhasil di reduce sekitar 65 ton," ujar Slamet Riyadi, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara.