(62-21) 4303111

News Article

Image

Ribuan Warga Ikuti Simulasi Tanggap Bencana

Kominfomas - Sebanyak 1.200 warga Kampung Sawah RW 11, Kelurahan Semper Timur, terjebak dalam banjir dan terlihat begitu panik untuk bisa mendapatkan pertolongan dari aparat setempat. Dengan begitu sigap, petugas penyelamatan gabungan dari berbagai unit turun langsung untuk mengevakuasi para korban banjir.

Gambaran diatas merupakan simulasi tanggap bencana yang digelar oleh ANCP-SETARA Save The Children dalam mengantisipasi bencana banjir yang kerap datang di musim hujan. Simulasi sengaja melibatkan warga Kampung Sawah, Semper Timur, agar mendapatkan situasi real sehingga tidak terjadi gagap bencana saat peristiwa bencana datang.

"Untuk meningkatkan kesadaran dan siap siaga bencana yang saat ini sulit diprediksi perlu dilakukan simulasi tanggap darurat banjir dengan melibatkan warga setempat," jelas Program Manager ANCP-SETARA Save the Children, Didiek Eko Yuana, kepada utara.jakarta.go.id, Jakarta, Selasa (28/10).

Menurutnya, Save the Children telah melakukan pendampingan kepada 20 SD melalui program sekolah sehat dan aman yang komprehensif.

"Kita prioritaskan pentingnya kesadaran awal bagi anak-anak sebagai generasi penerus dan masyarakat tentang pengurangan resiko bencana," tambahnya.

Dalam menjalankan simulasi rencana kontijensi bencana banjir tersebut, Save the Children melibatkan masyarakat, Sudin Sosial, Sudin Damkar, PMI Jakut, Satpol PP, Puskesmas dan aparat kelurahan serta 3 sekolah binaan yakni SDS Kampung Sawah, SDS Kasih Immanuel dan SDS Al Rahmah.

"Kegiatan simulasi hari ini menjadi pilot  project di wilayah Kecamatan Cilincing. Dengan adanya simulasi bencana banjir membuat masyarakat Kecamatan Cilincing siap siaga. Biasanya kalau belum dilatih masyarakat akan bingung dan saling menyalahkan," ungkap Wawan Budi Rohman, Camat Cilincing didampingi Wakil Camat Cilincing, Doni Saleh dan Lurah Semper Timur, Dharmawan. (ian)