Jakut Menuju Kota Layak Anak
Selasa, 25 Juni 2013 11:05

Foto : Kominfomas JU/AdiKominfomas - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BP2KB) mulai serius mengembangkan Kota Layak Anak (KLA) di Jakarta Utara.

Untuk itu, BP2KB mulai melakukan upaya mengembangkan 31 indikator KLA yang ada dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2011 tentang Indikator KLA.

"Pengembangan KLA memerlukan partisipasi dari pemerintah yang terdiri dari legislatid, yudikatif, dan eksekutif dari pusat hingga daerah, LSM pemerhati anak, masyarakat, dunia usaha, dan anak sendiri. Semua bersinergi dalam mengisi KLA di wilayahnya," kata Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono saat membuka acara Gebyar Kota Anak di halaman Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (23/6).

Dikatakan oleh Bambang, Jakarta Utara telah menerapkan KLA dimana salah satunya adalah di Cilincing yang bisa dilihat lewat acara Gebyar Kota Anak.

Kedepannya, Bambang berharap Jakarta Utara bisa meniru kota Solo, Jawa Tengah, yang dinilai 'bersahabat' dengan anak-anak.

"Anak-anak di Solo telah menerapkan setelah magrib tidak ada yang menonton TV dan bermain. Disana setelah magrib, dipergunakan untuk belajar dan mengaji. Itu semua diingatkan oleh anak-anak ke setiap rumah," ungkap Bambang.

Tidak hanya itu, Jakarta Utara juga akan memperbanyak tempat bermain anak dan pojok ASI.

"Hal ini guna memberikan tempat yang layak bagi anak dan ibu yang sedang menyusui," jelas Walikota. (adi/tan)

 


Suku Dinas KOMINFOMAS Kota Administrasi Jakarta Utara