(62-21) 4303111

News Article

Image

Musrenbang Kecamatan Tanjung Priok Hasilkan 1162 Usulan Masyarakat

Kominfotik JU - Kecamatan Tanjung Priok melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021. Kegiatan yang dilakukan secara daring ini menghasilkan sebanyak 1162 usulan masyarakat.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Desi Putra menyampaikan harapannya agar para camat dapat mengarahkan dan menetapkan skala prioritas usulan masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan pembangunan manusia.
"Menyesuaikan dengan isu-isu permasalahan strategis dan krusial berbasis kawasan sebagai sebuah solusi pembangunan yang berkelanjutan dan tuntas," katanya di Ruang Fatahillah Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (24/2).

Desi menambahkan forum ini merupakan agenda rutin tahunan perencanaan pembangunan, maka sudah seharusnya terbangun pola pikir, utamanya dari para UKPD Teknis sebagai agen agen perubahan.
"Untuk lebih peduli, memahami dan menjadi terdepan dalam berpikir, berinovasi dan bertindak dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di masyarakat, dengan tanpa menunggu usulan tersebut datang dari masyarakat," tuturnya.

Desi berharap adanya perubahan pola, dari pengembangan infrastruktur ke pengembangan pemberdayaan masyarakat.
"Masyarakat dibekali dengan baik dengan berbagai kemampuan agar dapat bertahan dalam berbagai keadaan. Dan yang terpenting semua berdasarkan skala prioritas, karena menampung semuanya tidak akan mungkin. Kami juga berharap anggota Dewan dapat mengusung usulan masyarakat Tanjung Priok ini agar bisa diterima di tingkat provinsi," tuturnya.

Sementara Camat Tanjung Priok Syamsul Huda mengatakan ada 1260 usulan yang masuk dari tingkat kelurahan.
"Kemudian yang diteruskan sebanyak 1162 usulan ke Kecamatan, sisanya ditolak karena adanya duplikasi usulan dan sudah terlaksana pada tahun 2020," katanya.

Untuk diketahui dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Tanjung Priok ini Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Desi Putra didampingi oleh Kabag Kesra Muhammad Alwi, Kasuban Peko Hidayat Budiawan dan Kasudin Perhubungan Harlem Simanjuntak.