(62-21) 4303111

News Article

Image

Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 RW 04 Lagoa Kuatkan Kolaborasi Untuk Keluar Dari Zona Merah

KOMINFOTIK JU - Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 RW 04 Kelurahan Lagoa makin menguatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, pihak swasta dan masyarakat dalam upaya menekan penyebaran COVID-19. Ketua RW 04 Lagoa, Saepudin yang juga bertugas sebagai Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 RW 04 Lagoa menegaskan, kolaborasi dengan semua unsur dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19 memang sangat dibutuhkan. 

"Awalnya, pernah ada gejolak di tengah masyarakat ketika adanya temuan kasus COVID-19 di lingkungan RW 04 Lagoa. Kemudian kami turun langsung bersama pihak kelurahan, Puskesmas dan Babinsa untuk memberikan penjelasan bahwa terpapar COVID-19 itu bukanlah suatu aib tapi harus saling membantu untuk membesarkan hati warga yang positif COVID-19 supaya memiliki semangat yang tinggi saat menjalani proses penyembuhan," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (11/1). 

Menurutnya, merubah cara pandang warga untuk bisa menerima warga lainnya yang terkena COVID-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah memang tidak semudah membalikan telapak tangan. "Semua itu butuh proses dan keyakinan bahwa kami bersama unsur terkait pasti bisa menangani gejolak itu dengan tenang dan sabar. Semakin diberikan informasi yang lengkap mengenai COVID-19 maka warga mulai bisa menerima dan memahami bahkan mereka ikut membantu warga lainnya yang terkena COVID-19 dengan memberikan uang ataupun sembako," tuturnya. 

Sebelumnya, lonjakan kasus COVID-19 pernah terjadi di lingkungan RW 04 Lagoa dan dinyatakan zona merah karena ada satu kasus kematian akibat COVID-19 dan 26 warga yang positif COVID-19 dan harus menjalani perawatan di Wisma Atlit Kemayoran ataupun isolasi mandiri di rumah. "Kejadian itu sekitar bulan Mei saat lebaran dan kami langsung menutup akses jalan sementara dan warga di sejumlah RT menjalani masa Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL). Kemudian dilakukan swab massal untuk 200 warga. Kemudian pemenuhan berbagai kebutuhan pokok selama PSBL dibantu oleh banyak pihak termasuk unsur pemerintah, swasta, kader PKK dan lainnya," terangnya. 

Saat ini, wilayah RW 04 Lagoa yang tersebar di 15 RT dan memiliki 2.710 KK dan 6 ribu jiwa tidak lagi berada dalam zona merah. "Sampai sekarang warga tetap menjalankan protokol kesehatan dengan 3M, penyemprotan disinfektan secara mandiri dan tim Satgas COVID-19 RW 04 Lagoa selalu memantau terkait kedisplinan warga terhadap protokol kesehatan. Sosialisasi 3M juga rutin dilaksanakan bersama kader PKK dan unsur terkait dengan berkeliling ke pemukiman warga," ujar Saepudin. 

Menanggapi hal tersebut, Lurah Lagoa, Moch Mujakir mengapresiasi kinerja tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 RW 04 Lagoa dengan 17 anggota yang aktif berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kasus COVID-19 di lingkungan. "Satgas urun rembuq dalam pemberian bantuan sembako, penyemprotan disinfektan dan hal lainnya. Kekompakannya luar biasa dan alhamdulillah bisa keluar dari zona merah," pungkasnya.