(62-21) 4303111

News Article

Image

Delapan Lokasi Pendistribusian BST di Wilayah Rorotan Terapkan Prokes Antisipasi Klaster Baru COVID-19

KOMINFOTIK JU - Untuk mencegah terjadinya klaster baru COVID-19 dalam tahapan pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setiap sekolah yang ditunjuk sebagai lokasi pendistribusian BST diwajibkan untuk menerapkan prosedur tetap (protab) protokol kesehatan (prokes) seperti pembatasan jumlah kapasitas orang diruangan, pengecekan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan dan 3M. 

"Ada delapan sekolah di wilayah Rorotan yang difungsikan sebagai lokasi pendistribusian BST yaitu SDN 01, 02, 03, 05, 07 SMPN 200, SMAN 115 dan SMKN 4. Semuanya sudah siap dalam upaya penerapan prokes. Petugas juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah berkegiatan di area sekolah," ungkap Lurah Rorotan, Idham Mugabe saat monitoring hari pertama pendistribusian BST di SDN 01 Rorotan, Senin (18/1). 

Untuk menghindari kerumunan maka setiap sekolah menyiapkan delapan ruang kelas yang digunakan sebagai ruang distribusi dan ruang tunggu. "Dikarenakan ruang kelas berada di lantai atas maka ruang laboratorium di lantai I dijadikan ruangan khusus untuk lansia dan warga berkebutuhan khusus selama proses pendistribusian BST berlangsung," terangnya. 

Sedangkan pelaksanaan distribusi BST Pemerintah Provinsi DKI di wilayah Jakarta Utara dilaksanakan pada tanggal 18, 19, 20, 21, 29 dan 30 Januari 2021. BST senilai Rp 300 ribu perbulan yang diterima oleh warga terdampak COVID-19 disalurkan melalui rekening Bank DKI dan diberikan dalam bentuk buku tabungan dan kartu ATM Bank DKI. 

"Hari ini, jumlah penerima BST di setiap sekolah hanya 250 orang. Kemudian penerima BST yang hadir hari ini di wilayah Rorotan adalah warga Kecamatan Tanjung Priok. Sedangkan warga Rorotan dijadwalkan tanggal 21 Januari 2021 dengan jumlah penerima 500 orang persekolah," ujar Idham. 

Ia berharap proses pendistribusian BST di wilayah Kelurahan Rorotan bisa berjalan lancar. "Kami juga bersinergi dengan unsur tiga pilar dan masyarakat untuk mengawal proses pendistribusian BST. Semoga lancar dan bagi warga yang terdata sebagai penerima BST bisa memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.