(62-21) 4303111

News Article

Image

Hijaukan Jakut, Tim Penggerak PKK Jakut Adakan Kegiatan Semai Jakarta Secara Virtual

KOMINFOTIK JU - Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara berkolaborasi dengan Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Administrasi Jakarta Utara dan unit terkait lainnya mengadakan kegiatan Semai Jakarta sebagai gerakan hidup baik menghijaukan Jakarta di area Walkot Farm Jakarta Utara, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (20/11).

Aksi menanam pohon produktif jenis alpukat cipedak, menebar bibit ikan dengan sistem minapadi urban farm, pelatihan pembibitan tanaman sayuran daun dan buah menjadi rangkaian kegiatan Semai Jakarta yang dilaksanakan secara offline dan online melalui zoom meeting dan siaran langsung dalam YouTube channel Kominfotik Jakarta Utara.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Semai Jakarta di tingkat Provinsi DKI Jakarta dan juga termasuk program kerja Pokja III Tim Penggerak PKK dalam hal ketahanan pangan. Hari ini, dilaksanakan secara serentak di tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RPTRA dan kelompok tani (Poktan) Hatinya PKK di wilayah Jakarta Utara," jelas Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Suni Sigit Wijatmoko di Gazebo Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

Dijelaskannya, tujuan dari kegiatan Semai Jakarta diantaranya menghijaukan Jakarta Utara, mensosialisasikan gerakan halaman asri, teratur, indah dan nyaman (Hatinya) PKK. Kemudian pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman warung hidup, apotek hidup tanaman produktif yang bernilai ekonomi keluarga. Selanjutnya, mengedukasi masyarakat dalam hal pembibitan tanaman sayuran dan buah yang dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan di wilayah Jakarta Utara.

Kegiatan Semai Jakarta mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko. "Kita ingin setiap rumah, pekarangan dan lahan yang ada di Jakarta Utara menjadi tempat yang produktif dan ladang pembelajaran. Kalau bisa dimasifkan maka ada keunggulan yang tentunya tidak hanya mendorong pada peningkatan kapasitas produksi melainkan menjadi sebuah ikon kebaruan dari wilayah Jakarta Utara, terangnya.

Ia menambahkan, pandemi COVID-19 merubah semua tantangan dan norma dalam kehidupan untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru seperti halnya pelaksanaan kegiatan Semai Jakarta yang menggunakan terobosan dalam teknologi pertemuan secara virtual. "Itu adalah sebuah contoh konkrit bagaimana kita menyemai hidup kita untuk bisa bertahan dan tangguh menghadapi pandemi COVID-19. Termasuk membentuk ketahanan pangan dengan pertama kali kita menyemai tanaman yang tidak hanya sekedar menyalurkan hobi tapi membuat keterampilan dan pengetahuan baru," pungkas Wali Kota.