(62-21) 4303111

News Article

Image

Puluhan Binaan JakPreneur UMKM Ikuti Pelatihan Daring Masker Trendi

KOMINFOTIK JU - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menggelar pelatihan secara daring, Selasa (29/9). Pelatihan bertema masker trendi ini diikuti puluhan peserta binaan JakPreneur dari enam kecamatan.

Kepala Suku Dinas Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Utara Yati Sudiharti mengatakan, pelatihan ini merupakan upaya penumbuhan wirausaha industri baru dalam program JakPreneur. 

Pelatihan diikuti sebanyak 90 peserta binaan JakPreneur yang masing-masing kecamatan terdiri dari 15 peserta.

"Ini pembinaan rutin kami setiap bulan. Pelatihan diikuti 90 peserta binaan JakPreneur kami yang masing-masing kecamatan terdiri dari 15 peserta," kata Yati saat dikonfirmasi, Selasa (29/9).

Dipilihnya pelatihan masker trendi, dijelaskannya melihat adanya peluang usaha di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Meski begitu, masker trendi yang dimaksud wajib memenuhi standar medis (tiga lapis) namun dengan rupa yang menarik.

Dalam pelatihan ini, peserta dibina oleh seorang fashion desainer sekaligus pemilik usaha ELEMWE, Lily Mariasari.

"Arahan kami binaan JakPreneur yang minat di usaha masker trendi ini dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari dan dijual belikan. Apalagi saat ini setiap orang butuh masker, yang tidak hanya nyaman secara medis namun juga sebagai gaya hidup," jelasnya.

Bagi peserta yang dapat mengaplikasikan masker trendi ini, dipastikannya berkesempatan menjual hasil kreasi di bazar online JakPreuner Jakarta Utara (Borju). Serta dapat melanjutkan tingkatan pembinaan dalam program JakPreneur selanjutnya yakni pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, hingga permodalan.

"Pelatihan ini kan tahap P2 setelah sebelumnya pendaftaran atau P1. Setelah pelatihan ini peserta naik tingkat bisa mengikuti tahapan selanjutnya," tutupnya.