(62-21) 4303111

News Article

Image

Pemkot Jakarta Utara Distribusikan Ribuan Paket Eco Kurban

KOMINFOTIK JU – Ribuan paket eco kurban didistribusikan kepada warga Jakarta Utara dalam rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, Minggu (2/8). Pendistribusian secara simbolis ini yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, kolaborasi bersama ACT melingkupi tata laksana mulai dari pemotongan hewan kurban hingga pendistribusian paket eco kurban kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). Selain sebagai ungkapan rasa syukur terhadap nikmat dari Allah SWT, pelaksanaan kurban kali ini juga sebagai upaya edukasi terhadap eco kurban. 

Eco kurban merupakan proses berkurban dengan penerapan ramah lingkungan mulai dari tata laksana pemotongan hewan kurban hingga pendistribusian daging kurban yang menggunakan wadah kantong belanja ramah lingkungan (KBRL). Daging kurban tidak lagi didistribusikan menggunakan wadah kantong plastik sekali pakai yang dapat merusak lingkungan dalam jangka waktu panjang.

“Dalam rangka Idul Kurban (Iduladha) 1441 Hijriah, Pemerintah Kota Jakarta Utara berkolaborasi dengan ACT dalam hal tata laksana pemotongan hingga pendistribusian daging kurban. Ada makna dari kolaborasi ini. Pertama kita ingin berkurban bisa diartikan juga sebagai proses edukasi selain kita mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan. Kenapa edukasi ? Kita coba mengemasnya dengan eco kurban sebagai sebuah upaya dan kita ingin sekaligus menyebarluaskan atau mengkampanyekan penggunaan KBRL. Di sini paket daging kurban menggunakan wadah besek berbahan bambu,” kata Sigit, saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (2/8).

Selain itu, Sigit memaknai kolaborasi ini sebagai upaya dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Yang mana mulai dari proses pemotongan hewan kurban yang sesuai syariat Islam hingga pendistribusian daging kurban yang turut mengedepankan protokol kesehatan. 

Paket eco kurban didistribusikan langsung kepada mustahik tanpa adanya kegiatan berkerumun. Dengan begitu, dipastikan pendistribusian paket eco kurban ini dapat meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.

“Kita berharap semua mustahik maupun yang menyalurkan hewan kurban punya pahala dan keberkahan yang sama. Sekaligus memastikan kesehatan terkait penghentian penyebaran Covid-19 di Jakarta Utara terselenggara dengan baik,” jelasnya.

Eksekutif Director Tim Komunikasi Aksi Cepat Tanggap Norman Priyatna menerangkan, kolaborasi eco kurban dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara ini merupakan kali pertama dilakukan. Sebanyak 14 sapi yang dipotong menghasilkan 1.400 paket eco kurban yang masing-masing paket berisi satu kilogram daging dan didistribusikan ke 47 titik lokasi di Jakarta Utara.

“Ini merupakan tahun pertama kami berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Dengan kolaborasi ini, penerima (mustahik) tidak perlu repot karena paket eco kurban akan diantarkan melalui tim koordinator kami di 47 titik lokasi,” terangnya.

Kolabarasi ini pun diapresiasi oleh Ketua Dewan Kota Administrasi Jakarta Utara Muhamad Sidik sebagai salah satu perwakilan penerima paket eco kurban. Menurutnya, langkah kolaborasi dinilai tepat demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Proses pendistribusian paket eco kurban ini pun akan dimonitornya sehingga sampai kepada mustahik di enam kecamatan.

“Suasana Iduladha tahun ini sedikit berubah karena masih dalam masa pandemi Covid-19. Kita apresiasi apa yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan ACT dalam rangka pelaksanaan kurban dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19),” tutupnya.