(62-21) 4303111

News Article

Image

Kelompok Mahasiswa IPB Lakukan Pendampingan Belajar Bagi Anak Kampung Nelayan Kalibaru

KOMINFOTIK JU - Kreativitas dan wawasan anak-anak di Kampung Nelayan Kalibaru, Kecamatan Cilincing semakin meningkat dengan adanya pendampingan belajar dari kelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Arsitektur Lanskap, Teknologi Hasil Perairan, Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, Geofisika dan Meteorologi yang sedang menjalankan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN). Selain memberikan bimbingan belajar, anak-anak setingkat PAUD dan SD yang menjadi target utama pembelajaran tersebut juga dilatih membuat prakarya dari kerang hijau, motif ikat celup, cara menanam bunga krokot dan kacang hijau.

"Kegiatan pendampingan belajar ini sudah dilaksanakan sejak pertengahan bulan Juli dan akan selesai tanggal 22 Agustus mendatang. Awalnya, tidak mudah membuat anak-anak tertarik untuk belajar. Namun, setelah kami mencoba berbagai cara yang menarik dan interaktif akhirnya terlihat antusias mereka untuk belajar semakin meningkat. Contohnya di tingkat PAUD, saat pembelajaran mengenal angka akan lebih mudah mereka pahami jika dikombinasikan dengan permainan misalnya ular tangga dan sebagainya," jelas Dhio Hidayatullah, mahasiswa IPB jurusan Arsitektur Lanskap saat dikonfirmasi, Jumat (14/8).

Ia mengungkapkan, sebagian besar kegiatan dilaksanakan secara luring namun anak-anak tetap dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat mengikuti kegiatan pembelajaran.

"Tim dari IPB ada 5 orang dan juga dibantu oleh warga sekitar yang memperbolehkan halaman rumahnya digunakan untuk aktivitas belajar mengajar. Kalau anak-anak yang ikut pendampingan belajar ada 30 orang. Biasanya untuk anak PAUD kita latih pengenalan angka dan huruf. Kalau anak-anak SD kita ajarkan matematika dan membantu menyelesaikan soal-soal PR mereka," terangnya.

Pada masa pandemi COVID-19 ini, kelompok mahasiswa IPB juga mensosialisasikan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di setiap beraktivitas. "Mengenalkan PHBS kepada anak-anak sejak dini sangat penting karena akan mudah meresap dalam ingatan mereka dan bisa langsung dipraktekan dalam keseharian," ujar Dhio.