(62-21) 4303111

News Article

Image

Sudin LH Jakarta Utara Ajak Pengrajin Rumahan Produksi Kantong Belanja Ramah Lingkungan

KOMINFOTIK JU – Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Administrasi Jakarta Utara mengusulkan pengrajin rumahan untuk memproduksi kantong belanja ramah lingkungan. Selain dalam upaya pengurangan sampah plastik, ajakan itu dinilai dapat meningkatkan perekonomian di tengah pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara Achmad Hariadi mengatakan, penerapan Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan dan Pasar Rakyat dapat dimanfaatkan pengrajin rumahan. Mereka dapat berkreasi memroduksi kantong belanja ramah lingkungan sebagai wadah alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai.

“Tentu kita harus menyikapi aturan penerapan kantong belanja ramah lingkungan ini. Ada peluang bagi masyarakat pengrajin rumahan untuk bisa berkreasi memproduksi kantong belanja ramah lingkungan ini,” kata Hariadi, saat ditemui di Danau Sunter Sisi Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/7).

Untuk menyukseskan ajakan itu, dijelaskannya koordinasi tengah dilakukan kepada Suku Dinas  Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Utara. 

Dengan sistem konsinyasi (jual titip), para pengrajin dapat meningkatkan perekonomian keluarga di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Sudin PPUMKM untuk memberdayakan potensi warga pengrajin memproduksi kantong belanja ramah lingkungan. Minimal bisa konsinyasi ke pasar-pasar rakyat,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Utara Yati Sudiharti menyetujuinya. Petugas akan segera mengajak puluhan pengrajin binaan untuk dapat memproduksi kantong belanja ramah lingkungan sebagai langkah dalam pengurangan kantong plastik sekali pakai.

“Kita akan coba ajak puluhan pengrajin binaan untuk bisa memproduksi kantong belanja ramah lingkungan itu,” tutupnya.