(62-21) 4303111

News Article

Image

Usulan Musrenbang Harus Difokuskan Pada Penguatan Soft Skill

KOMINFOTIK JU - Aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan Rembuk RW hingga pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) secara berjenjang merupakan wujud partisipasi masyarakat terhadap peningkatan pembangunan fisik ataupun non fisik di wilayah DKI Jakarta. 

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Desi Putra mengharapkan kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya ini bisa menghasilkan suatu pembaruan yang lebih mengarah kepada penguatan soft skill. Walaupun dengan model yang sama namun dikemas dengan bentuk yang berbeda sehingga menarik minat masyarakat untuk ikut menyumbangkan pemikirannya dalam membangun wilayah.

"Orientasinya jangan hanya ke peningkatan infrastruktur tapi lebih ke penguatan soft skill seperti bagaimana menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan menggali potensi yang ada untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," himbaunya ketika membuka kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Kelapa Gading di Aula Kantor Camat Kelapa Gading, Kamis (13/2).

Sebanyak 544 usulan dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 168 Milyar dari hasil pelaksanaan Musrenbang Kelurahan se Kecamatan Kelapa Gading ada 528 usulan yang akan diteruskan pada tahun 2021 dan 16 usulan senilai Rp 2,9 Milyar dianggarkan di tahun 2020.

"Kita tentukan pembangunan wilayah dengan partisipasi dari semua. Musrenbang menjadi langkah awal pencapaian visi dan misi Pemprov DKI Jakarta dimana warga DKI Jakarta terlibat dalam proses pembangunan jadi bukan hanya sebagai penduduk tapi juga partisipan," tegas Muhammad Harmawan, Camat Kelapa Gading.

Ia menjelaskan, ada 3 usulan prioritas di wilayah Kecamatan Kelapa Gading yaitu pembangunan jalan tembus lanjutan dari Jalan Arteri Kelapa Gading Kelurahan Pegangsaan Dua menuju Jalan Raya Bekasi depan Terminal Pulo Gadung dengan panjang 600 meter dan lebar 50 meter dengan perkiraan anggaran Rp 50 Milyar. Kemudian pembangunan rumah pompa stasioner pengendali banjir Kali Betik dengan kapasitas 2.500 I/detik sejumlah 3 unit pompa dengan perkiraan anggaran Rp 50 Milyar.

Selanjutnya, jembatan antar kampung di RW 04 Kelurahan Kelapa Gading Barat dengan panjang 25 meter dan perkiraan anggaran Rp 500 Juta serta peninggian turap saluran PHB Jalan Boulevard Raya dari Bundaran La Piazza sampai depan Ruko Kensington dengan panjang sekitar 1.700 meter dan perkiraan anggaran Rp 600 Juta.