(62-21) 4303111

News Article

Image

Sudin LH Jakut Angkut Sampah Pasca Banjir 1.360 Ton

KOMINFOTIK JU - Untuk mengantisipasi terjadinya cuaca ektrem disertai air pasang laut (rob) di wilayah Jakarta Utara. Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Slamet Riyadi menyatakan telah mempersiapkan sejumlah personil dan kendaraan operasional di sejumlah lokasi.

"Kita siapkan personil dan kendaraan untuk mengangkut sampah di wilayah. Setiap harinya, petugas melakukan pembersihan untuk memastikan bahwa tidak ada sampah yang menyumbat saluran sehingga lokasi yang terdampak rob bisa cepat surut," ujar Slamet saat dikonfirmasi terkait antisipasi rob, Jumat (10/1).

Setiap kecamatan akan mengerahkan 10 petugas PJLP Sudin LH dengan kesiapan armada 2 truk sampah dan 1 truk anorganik. "Lebih dari 378 ton sampah sudah diangkut saat pelaksanaan kerja bakti pasca banjir Minggu (5/1) di wilayah Jakarta Utara. Hingga kini, penanganan sampah pasca banjir di sejumlah lokasi masih terus dilakukan," tambahnya.

Berdasarkan data yang didapatkan dari Sudin LH Jakarta Utara disebutkan bahwa jumlah sampah keseluruhan pasca banjir dari Senin (6/1) sampai Jumat (10/1) mencapai 1.360 ton. Dari jumlah itu rata-rata sampah pasca banjir yang dihasilkan perharinya sekitar 272 ton.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengantisipasi terjadinya cuaca ektrem dan rob dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. "Minimal di lingkungan rumahnya masing-masing. Kerja bakti secara rutin juga harus dilakukan sehingga semuanya bisa mengambil peran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kolaborasi makanya berbagai permasalahan bisa tertangani dengan baik," himbau Slamet.

Sedangkan lokasi yang rawan terjadinya rob di wilayah Jakarta Utara yaitu Kelurahan Marunda, Cilincing, Kalibaru, Lagoa, Koja, Tanjung Priok, Pademangan Barat, Ancol, Penjaringan, Pejagalan, Pluit, Kapuk Muara dan Kamal Muara.