(62-21) 4303111

News Article

Image

106 PPSU Di Jakut Dapat Hunian Rusunawa Rawa Bebek

Kominfomas JU - Sebanyak 106 Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) se Jakarta Utara  mengikuti proses pengundian tahap pertama untuk mendapatkan hunian Rusunawa Rawa Bebek yang berlokasi di Jakarta Timur. Tahap pengundian nomor unit rusun bagi PPSU di Jakarta Utara termasuk yang pertama kali dilakukan di wilayah DKI Jakarta.

"Mereka telah melengkapi persyaratan yang ditetapkan seperti memiliki KTP DKI Jakarta dan belum menikah. Awalnya yang mengajukan persyaratan ada 118 PPSU yang tersebar di 6 kecamatan tapi karena syarat administrasinya tidak lengkap maka tidak bisa diproses," jelas Wahyu Haryadi, Wakil Walikota Jakarta Utara didampingi Asisten pemerintahan Jakarta Utara, Rusdiyanto saat menyaksikan proses pengundian unit rusun di Ruang Bahari, Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (25/11).

Menurutnya, keberadaan PPSU di wilayah sangatlah membantu dan pantas mendapatkan peluang untuk menempati unit rusun yang tersedia. "Ini adalah kesempatan emas karena bisa mendapatkan hunian layak dan harus dimanfaatkan," ujar Wahyu seraya menambahkan jumlah keseluruhan anggota PPSU yang tersebar di 31 kelurahan mencapai 2060 orang.

Sedangkan pembangunan hunian Rusunawa Rawa Bebek direncanakan akan diresmikan tanggal 5 Desember mendatang oleh Kementerian Perumahan Rakyat RI. "Rusunawa Rawa Bebek terdiri dari 6 blok dimana dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya lift yang tidak terdapat di rusunawa lainnya. Pak Gubernur mempercayakan anggota PPSU untuk menempati rusun yang baru dibangun," jelas Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah 3, Sayid Ali.

Tahap awal, baru 2 blok yang akan ditempati oleh PPSU se DKI Jakarta yakni C dan D. Adapun tarif hunian yang telah ditetapkan perbulannya sekitar Rp 452 ribu. "Satu unit itu akan dihuni 2 anggota PPSU sehingga biaya perbulannya bisa ditanggung berdua jadi lebih ringan," terangnya.

Sementara itu, kesempatan mendapatkan hunian rusunawa tidak dilewatkan oleh Iwan (27), PPSU dari Kelurahan Ancol. "Saya mau tinggal di Rusun Rawa Bebek karena di tempat kost yang lama kumuh dan biayanya Rp 200 Ribu perbulan. Kalau di rusun kan lebih rapi dan ada liftnya," ucapnya.